Adityareza’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

makalah perekonomian negara inggris

Posted by reza aditya on March 27, 2009

Kata Pengantar

Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa serta didorong dari berbagai pihak yang telah membantu saya dalam menyelesaikan makalah ini, saya berterima kasih kepada ALLAH swt yang te;ah memberikan rahmat-Nya, kedua orangtua saya yang telah membantu secara materi maupun doa dan teman-teman saya. Sehingga makalah yang saya buat untuk memenuhi tugas Pengantar Ilmu Ekonomi ini dapat saya selesaikan dengan maksimal.

Saat ini, dunia sedang mengalami krisis global yang disebabkan dolar Amerika Serikat (AS) turun karena kredit perumahan di Amerika serikat (AS) sedang bermasalah dan lonjakan harga minyak yang tak tertahankan. Setelah bulan Maret OPEC menolak menaikkan produksi, gejolak harga minyak segera diikuti upaya mencari perlindungan investasi ke sektor komoditas yang memicu meningkatnya harga-harga pangan. Sampai-sampai, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) Ban Ki-moon, Senin (14/4), memperingatkan bahwa krisis pangan dunia yang sudah tergolong darurat bisa dalam sekejap menghancurkan tujuh tahun hasil perang melawan kemiskinan.
Sehingga banyak Negara-negara kecil semakin jatuh terjebak dalam krisis dunia yang sedang terjadi. Oleh karena itu, saya membahas salah satu Negara yang juga terkena dampak krisis dunia tersebut. Negara yang saya bahas adalah Negara inggris yang merupakan salah satu Negara yang ekonominya paling kuat. Saya berharap, makalah yang saya buat dapat bermanfaat bagi teman-teman saya, dan orang yang membacanya dengan seksama, serta pihak-pihak lain yang sudah berkenan membaca makalah yang saya tulis.

Daftar Isi

Kata Pengantar …………………………………………………………………. i
Daftar Isi ……………………………………………………………………….. ii

Bab I Pendahuluan
1.1 Latar Belakang ……………………………………………………………… 1
1.2 Tujuan Penelitian ………………………………………………………….. 2
1.3 Metode Penulisan …………………………………………………………… 3
1.4 Sistematika Penulisan ……………………………………………………… 3

Bab II Isi
2.1 Sumber Pendapatan Masyarakat Inggris …………………………………… 5
2.1.1 Dalam Bidang manufaktur …………………………………………… 5
2.1.2 Perusahaan kecil dan mikro ………………………………………….. 7

2.2 Pendapatan Nasional atau Tingkat Output Masyarakat Inggris ……………. 7
2.2.1 Sektor Perbankan …………………………………………………….. 8
2.2.2 Sektor riil ……………………………………………………………… 8
2.2.3 Perusahaan-perusahaan skala ‘besar’ dan menengah ………………. .. 9

2.3 Pengangguran dan Pemanfaatan Tenaga Kerja di Inggris …………………. 10
2.3.1 Angka Pengangguran di Inggris Naik ………………………………. 11
2.3.2 Pekerja dari Perusahaaan Non-Formal dan Formal ………………….. 11

2.4 Stabilitas Harga Barang-Barang Pokok ……………………………………. 12
2.4.1 Contoh Kasus ………………………………………………………… 15

Bab III Penutup
3.1 Kesimpulan …………………………………………………………….. 19
3.2 Saran ……………………………………………………………………. 19
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Dalam krisis yang dihadapi oleh dunia saat ini akibat kredit perumahan di Amerika serikat (AS) sedang bermasalah dan lonjakan harga minyak yang tak tertahankan. Setelah bulan Maret OPEC menolak menaikkan produksi, gejolak harga minyak segera diikuti upaya mencari perlindungan investasi ke sektor komoditas yang memicu meningkatnya harga-harga pangan. Sampai-sampai, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) Ban Ki-moon, Senin (14/4), memperingatkan bahwa krisis pangan dunia yang sudah tergolong darurat bisa dalam sekejap menghancurkan tujuh tahun hasil perang melawan kemiskinan.
Tantangan 2009. Dalam kondisi krisis ini, China giat mengampanyekan perlunya peningkatan peran bagi negara berkembang. Dengan dana sekitar US$ 1,9 triliun, China menjadi negara dengan cadangan devisa terbesar di dunia. Meski meyakinkan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan IMF, pejabat China menyatakan peran paling penting adalah mempertahankan pertumbuhan global dengan menjaga kesehatan ekonomi masing-masing negara. Oleh karenanya, Beijing mengumumkan paket stimulus empat triliun yuan (US$ 586 miliar) ketika pertumbuhan ekonomi melambat dan kekhawatiran ekspor turun dapat memicu pemutusan hubungan kerja dan penutupan pabrik-pabrik. Tampaknya, tiap-tiap negara akan kembali menjaga pertumbuhan ekonomi domestik dan mencegah untuk tidak terseret krisis. Berbagai negara meluncurkan paket stimulus untuk menyelamatkan ekonomi negaranya. Toh, krisis keuangan global tak dapat menahan peningkatan angka pengangguran dunia menjadi 210 juta orang pada akhir tahun 2009. Ini merupakan angka tertinggi pada dasawarsa terakhir ini, kata organisasi buruh Perserikatan Bangsa-bangsa (ILO), (Selasa, 21/10 WIB). Angka baru ini meliputi sedikitnya 20 juta orang kehilangan pekerjaan antara saat ini hingga akhir 2009, kata pejabat ILO. Pelambatan ekonomi dan meningkatnya jumlah pengangguran menggantung di cakrawala 2009. Entah, sampai kapan ekonomi dunia akan pulih. Krisis dunia pun kian sulit diramalkan.
Karena krisis dunia tersebut, akibatnya banyak Negara besar yang mengalami krisis. Salah satunya adalah Negara Iggris. Oleh karena itu, saya membahas Inggris, yang merupakan salah satu Negara yang memiliki perekonomian yang paling kuat yang mengalami krisis ekonomi akibat dari krisis dunia yang disebabkan kredit perumahan di Amerika Serikat (AS) yang melonjak dan dolar yang mengalami penurunan.

1.2 Tujuan Penelitian
Inggris adalah salah satu Negara yang ekonominya paling kuat, produk domestic bruto (PDB) berada di urutan terdepan di negara-negara Eropa. Proporsi pembuatan Inggris agak menurun dalam ekonomi nasional, sedangkan proporsi industri jasa dan energi semakin naik, khususnya indsutri bisnis, industri moneter dan industri asuransi mencapai perkembangan pesat. Pada tahun 2002, ekonomi Inggris nomor 4 terbesar di dunia, adalah negara investor nomor 2 terbesar di dunia. Perusahaan swasta adalah soko guru ekonomi Inggris yang mengambil 60 persen dalam PDBnya. Sumber daya Inggris cukup kaya di negara-negara Uni Eropa. Adalah negara produk minyak bumi dan gas alam yang utama di dunia. Sumber dayanya terutama adalah batu bara, minyak bumi, gas alam, tenaga atom dan tenaga air. maka saya membuat makalah ini untuk membahas dan memperlihatkan keadaan Inggris yang merupakan Negara besar di dunia juga dapat terkena dampak krisis dunia yang sedang terjadi saat ini. Dimana pengangguran menjadi besar jumlahnya setelah krisis ekonomi global tersebut.
1.3 Metode Penulisan

Makalah ini saya tulis dengan metode pusaka dengan mencari bahan-bahan dari internet dan studi kasus yang ada dari internet pula. Saya rangkum sesuai dengan data yang saya dapat dengan sebenar-benarnya, maka terbentuklah makalah ini yang membahas tentang pendapatan nasional, pengangguran dan stabilitas harga barang-barang pokok di Inggris.

1.4 Sistematika Penulisan
Dalam pembuatan makalah ini saya menulis dengan sistematika penulisan sebagai berikut :
Kata Pengantar
Daftar Isi
Bab I Pendahuluan
1.5 Latar Belakang
1.6 Tujuan Penelitian
1.7 Metode Penulisan
1.8 Sistematika Penulisan

Bab II Isi
2.1 Sumber Pendapatan Masyarakat Inggris
2.1.1 Dalam Bidang manufaktur
2.1.2 Perusahaan kecil dan mikro

2.2 Pendapatan Nasional atau Tingkat Output Masyarakat Inggris
2.2.1 Sektor Perbankan
2.2.2 Sektor riil
2.2.3 Perusahaan-perusahaan skala ‘besar’ dan menengah

2.3 Pengangguran dan Pemanfaatan Tenaga Kerja di Inggris
2.3.1 Angka Pengangguran di Inggris Naik
2.3.2 Pekerja dari Perusahaaan Non-Formal dan Formal

2.4 Stabilitas Harga Barang-Barang Pokok
2.4.1 Contoh Kasus

BAB II
ISI

2.1 Sumber Pendapatan Masyarakat Inggris
2.1.1 Dalam Bidang Manufaktur
Federasi Sektor Industri Inggris (CBI) mengumumkan bahwa output sektor manufaktur Inggris mengalami penurunan. Berdasarkan data yang dirilis oleh lembaga tersebut diketahui bahwa output sektor manufaktur melemah menjadi -42 poin dari posisi bulan Oktober yang sebesar -31 poin. Penurunan output sektor manufaktur sebenarnya telah diperkirakan oleh banyak pihak seiring masih belum pulihnya perekonomian Inggris.
Level penurunan tersebut merupakan level penurunan terbesar sejak bulan September 1980. Selain itu, dengan adanya hasil dari survey yang dilakukan oleh CBI tersebut semakin mengantarkan Inggris pada kondisi resesi. Pada beberapa hari yang lalu bahkan Jerman telah resemi memasuki resesi akibat turunnya pertumbuhan ekonomi dalam dua kuartal terakhir.
Dalam upaya memulihkan perekonomian Inggris, pihak BoE telah memastikan akan kembali memangkas tingkat suku bunga. Berdasarkan hasil rapat internal, yang disertai dengan hasil voting dimana mayoritas anggota rapat setuju akan hal tersebut. BoE sepakat akan memengkas suku bunganya sebesar 150 basis poin.
Pergerakan pounds saat ini cenderung menguat tipis terhada dollar. Saat ini pounds berada di level 1.5073 dollar. Menurut analisa dari Vibiz Research di Vibiz Consulting, pergerakan pounds diperkirakan akan masih bergerak pada teritori terbatas. Pengaruh mungkin akan datang dari pergerakan dollar yang cenderung melemah. (JP)
Sektor manufaktur Inggris tergelincir selama empat bulan berturut-turut di Agustus setelah permintaan dari dalam dan luar negeri jatuh, berdasarkan survey, Kondisi ini memicu ekspektasi bahwa ekonomi bergerak menuju resesi.
Chartered Institute of Purchasing and Supply/Markit mengatakan indeks purchasing menagers secara tak terduga naik menjadi 45,9 bulan lalu dibandingkan 44,1 di Juli. analis memperkirakan sebesar 44,0. Angka dibawah 50,0 menunjukkan kontraksi.
Melemahnya sektor pabrikan atau manufaktur terjadi karena buruknya ekonomi dalam negeri dan tingginya tekanan inflasi mengikis keyakinan di level bisnis dan rumah tangga.
Figur itu walau lebih baik dari perkiraan, masih menunjukkan pelambatan ekonomi dan memperkuat prediksi bahwa Inggris akan memasuki resesi pertama sejak awal 1990an.
Figur ini menunjukkan produksi banyak perusahaan dipicu oleh pengerjaan order yang telah ada sebelumnya, dibandingkan bisnis baru. sementara indeks produksi naik menjadi 48,7 di Agustus dari 43,2 di Juli.
Sektor manufaktur UK berkontraksi hampir terbanyak dalam satu dekade di bulan Juli dan harga-harga yang dikenai oleh pabrik-pabrik naik pada laju tercepat sejak 1999, menambah dilemma Bank of England yang sedang berupaya untuk menghindari resesi.

Penurunan lebih besar dari ekspektasi, menjadi 44.3. Indeks yang dikeluarkan CIPS untuk manufaktur jatuh menjadi 44.3 ini, merupakan level terendah sejak Desember 1998, dari 45.9 bulan Juni. Penurunan tajam manufaktur yang semakin dalam setelah laporan minggu ini menunjukkan harga rumah UK jatuh terbanyak sejak 1991 di bulan Juli dan tingkat keyakinan konsumen merosot hingga rekor terendah.

Pada saat yang sama, beberapa pembuat kebijakan bank sentral berargumen bahwa kenaikan suku bunga akan diperlukan untuk memerangi lajunya inflasi. Ini merupakan laporan ekonomi lain yang mengindikasikan pemerosotan ekonomi belum bisa dikendalikan dan berlanjut menghadapi resesi.

2.1.2 Perusahaan-perusahaan kecil dan mikro

Sebuah perusahaan asal Inggris, berencana menutup usahanya untuk selamanya. Woolworths, yang memulai usahanya sejak 99 tahun yang lalu, akan menutup seluruh tokonya. 200, atau hampir setengah toko yang dimilikinya sudah ditutup.

Sekitar 27 ribu orang diperkirakan akan kehilangan pekerjaan setelah perusahaan retail tersebut mendaftarkan perlindungan bagi kebangkrutannya, di bulan November.

Ratusan pembeli berkumpul di toko tersebut, Sabtu lalu. Berharap mendapatkan penawaran terakhir dari toko tersebut sebelum tutup.

Perusahaan retail Inggris mempertahankan perusahaan asli AS-nya, yang pada akhirnya tetap ditutup Woolworths di tahun 1997, dengan harapan, pada saat-saat terakhir akan datang pengusaha yang akan membeli perusahaan tersebut.

2.2 Pendapatan Nasional atau Tingkat Output Masyarakat Inggris

Pendapatan terbesar Inggris, yang GDPnya tahun 2006 diperkirakan USD1,93 Trillion, diperoleh dari sektor finansial, insurance dan business services, yang kesemuanya berkedudukan di London, sebagai pusat perdagangan dan finansial dunia

Kantor Pusat Statistik Inggris mengumumkan laporan mengenai data harga output produksi naik sebesar 8,9%. Peningkatan ini merupakan level tertinggi sejak tahun 1986 dan mencerminkan bahwa melonjaknya harga output produksi disebabkan oleh naiknya harga bahan baku setelah harga minyak mengalami posisi rekor pada bulan Mei lalu.

Naiknya harga output produksi sebesar 8,9% melebihi ekspektasi para analis yang memperkirakan level harga output akan berkisar menjadi 7,8%.
2.2.1 Sektor Perbankan

Pemerintah Inggris menyatakan akan melakukan injeksi modal kepada 3 bank di Inggris senilai total 35 Milyar Pound atau setara dengan $ 64 Milyar (Rp 630,40 Trilyun). Hal ini sebagai langkah kongkrit pemerintah Inggris dalam mengatasi krisis sektor keuangan di negaranya agar tidak menjalar pada krisis perekonomian.

Ketiga bank tersebut adalah RBS, HBOS dan Llyod. RBS akan diinjeksi modal sebanyak 20 Milyar pound. Sedangkan HBOS dan Llyod masing-masing akan diinjeksi sebesar 6,5 Milyar pound. Selain itu nantinya HBOS dan Lloyds akan dimasukkan dalam program merger guna memperkuat struktur modalnya.

Langkah penyelamatan perbankan yang dilakukan oleh Pemerintah Inggris ini mendapat respon positif di pasar valas. Hal ini terlihat dari mata uang pound yang melakukan rebound atas dolar. Saat ini GBP/USD berada pada level 1.7197 per dolar. Sebelumnya GBP sempat terpuruk di level 1.6789 sebagai dampak adanya risk aversion investor akhir-akhir ini. (CH)

2.2.2 Sektor riil

Badan Nasional Statistik Inggris mengumumkan bahwa data penjualan ritel pada bulan September mengalami penurunan. Berdasarkan data yang dirilis hari ini, penjualan ritel bulan September menurun sebesar 0,4%, sedangkan data tahunan penjualan ritel mengalami peningkatan seebsar 1,8%. Turunnya data penjualan ritel bulanan yang sebesar 0,4% merupakan level penurunan terbesar sejak Februari 2006.

Melemahnya data penjualan ritel bulan lalu sesuai dengan prdiksi yang dilakukan oleh Gubernur Bank of England, Mervyn King yang menyatakan bahwa krisis yang melnda sektor finansial saat ini akan menular kepada sektor riil. Meningkatnya beban produksi dan operasional menyebabkan produktifitas perusahaan mengalami penurunan.

2.2.3 Perusahaan-perusahaan skala ‘besar’ dan menengah

Perusahaan kini dalam kondisi suram untuk menciptakan ladang pekerjaan anyar agar bisa bangkit dari krisis finansial yang menjepit saat ini.

Chartered Institute of Personnel mengatakan, indeks perekrutan karyawan, berdasarkan lebih dari 700 perusahaan, menyentuh level terendah sejak 2004.

Perusahaan yang hendak merekrut karyawan dan yang hendak memangkas pekerjanya, tidaklah seimbang. Sementara itu, CBI melaporkan adanya pemangkasan yang cukup besar di perusahaan berskala menengah maupun kecil.

Situasi ini seperti mencerminkan suramnya bulan-bulan yang akan datang; seiring dengan permintaan barang-barang yang juga menurun, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Russell Griggs dari CBI mengatakan, “Setelah lebih dari setahun pertumbuhan bursa kerja cukup stagnan, sekarang kita menyaksikan SME (small and medium-sized enterprises) memangkas pekerjanya sebagai respons atas melemahnya permintaan lantaran ekonomi global melambat.”

Sejumlah angka membeberkan, bahwa orang-orang yang kehilangan pekerjaan di bulan Oktober menggemuk luar biasa jumlahnya sejak Agustus menjadi sebesar 164.000 orang.

Sebanyak 80% dari perusahaan-perusahaan yang disurvei oleh CIPD percaya bahwa perekonomian di Inggris akan memburuk. Sementara, hanya 1% yang menyatakan ekonomi Inggris akan membaik.

2.3 Pengangguran dan Pemanfaatan Tenaga Kerja di Inggris
Publikasi United Nations Human Development Report telah menempat- kan Inggris di nomor 15 dari 17 negara industri dalam tingkat kemiskinan. Insfitute for Fiscal Studies juga melakukan riset yang menunjukkan bahwa antara pertengahan tahun 70-an dan tahun 90-an, jumlah penduduk yang memperoleh pendapatan di bawah 50 % dari rata-rata pendapatan norrnai, meningkat dari tiga juta penduduk menjadi sebelas juta penduduk. Sementara itu, untuk penduduk yang hidup di bawah tingkat kemiskinan tidak mengalami peningkatan hidup sejak tahun 60-an. Dalam waktu beberapa tahun terakhir, kita juga menyaksikan bagaimana ribuan lapangan kerja telah hilang di Inggris, sebagai contoh di Inggris pada tahun 1980 industri manufaktur mempekerjakan tujuh juta buruh, sedangkan di tahun 1998 hanya tersisa sekitar 3,9 juta buruh. Nilai ekspor menurut dari 6,4 % di tahun 1997 menjadi 3,9 % di tahun 1998. Sementara itu industri manufaktur di Inggris sendiri mengalami defisit sebesar 20 juta pound.
Secara umum, perekonomian Inggris bisa dikatakan berada dalam grafik menurun. lndustri di Inggris sudah tidak mempunyai daya saing lagi di pasar dunia. Hal ini disebabkan karena para kapitalis di Inggris sudah tidak tertarik untuk menginvestasikan modal mereka di bidang industri; sebagian besar dari mereka mengirimkan modal mereka ke luar negri. Sementara itu, untuk industri yang tersisa, mereka sudah tidak memberi perhatian yang besar lagi, misalnya untuk biaya training buruh mereka hanya mengeluarkan dana 0,3 % dari pendapatan mereka. Bandingkan angka ini dengan Jepang dan Jerman yang menghabiskan biaya enam kali lebih besar untuk training buruh. Jadi lnggris telah masuk ke dalam era low skill economy, bisa dikatakan bahwa hanya sekitar 35 % buruh di Inggris yang merupakan skil/ed workers dan jumlah anak muda antara 16-25 tahun yang berpendidikan memadai juga hanya mencapai angka 35 %. Di tambah lagi dengan kondisi di mana biaya produksi di Inggris 20 pesen lebih besar dibandingkan biaya produksi di negara Eropa lainnya.

2.3.1 Angka Pengangguran di Inggris Naik

Jumlah masyarakat Inggris yang mengajukan klaim tunjangan pengangguran di November meningkat 75,700 menjadi 1.07 juta, ungkap biro statistik nasional rabu. Hasil tersebut merupakan lonjakan terbesar sejak 1991. Sementara, ekonom memperkirakan kenaikan sebesar 45,000. Laju pengangguran membukukan 3.3%.

Rata-rata kenaikan termasuk bonus menunjukkan kenaikan tahunan sebesar 3.3% dalam tiga tahun hingga October, tidak mengalami perubahan dari periode sebelumnya. Secara bersamaan, kenaikan laju pertumbuhan tahunan tidak termasuk bonus sebesar 3.6%.

Dalam tiga bulan hingga oktober, laju pengangguran berada di level 6%, naik 0.4 persentase poin dari kwartal sebelumnya. Jumlah pengangguran meningkat sebesar 137,000 selama kwartal ini. Jumlah lapangan kerja berada di angka 562,000, turun 49,000 dari kwartal sebelumnya.

Tingkat pengangguran Inggris jatuh untuk 17 bulan berturut-turut hingga berada di area terendah selama 3 dekade terakhir di Februari, ditopang oleh ekspansi ekonomi tahun sebelumnya. Klaim untuk penganggur jatuh sebesar 2,800 dari Januari hingga menjadi 793,500, area terendah semenjak Juni 1975. Para ekonom tadinya mengharapkan penurunan 5,000. Jobless rate tetap berada di 2.5%. Catatan tenaga kerja ini dapat memberikan dukungan terhadap ekonomi seiring tingginya biaya kredit membatasi laju pertumbuhan. BOE telah memangkas suku bunga dua kali semenjak Desember untuk meningkatkan spending seiring ekonomi menuju kinerja terburuk dalam kurun 16 tahun terakhir.

2.3.2 Pekerja dari Perusahaaan Non-Formal dan Formal

Sekitar 600 ribu karyawan di Inggris akan kehilanggan pekerjaannya pada 2009 mendatang, akibat krisis financial global yang terjadi.

“Menurut kami, angka penggangguran akan mengalami lonjakan tajam pada awal tahun 2009. Kemungkinan angka tersebut akan mencapai 600 ribu pada tahun 2009 nanti,” ujar chief economist for the the Chartered Institute of Personnel and Development (CIPD) John Philpott seperti dikutip AFP, Selasa (30/12/2008).

Dia melanjutkan, sekitar satu juta orang akan kehilangan pekerjaannya sebelum perekonomian dapat bangkit setelah dihantam krisis ekonomi global. Untuk itu, Philpott menegaskan tiga bulan ke depan merupakan waktu terburuk dengan adanya PHK sejak 1991.

“Pada akhir tahun ini muncul pandangan skeptis, CIPD telah memperingatkan bahwa pada 2008 ini kemungkinan menjadi tahun terburuk bagi Inggris. Pada dekade ini dengan banyaknya PHK,” ujar John Philpott.

Hal ini ditandai dengan rentetan dari tingginya perusahaan-perusahaan yang bangkrut beberapa wakrtu terakhir ini, termasuk century-old toys hingga retail pakaian Woolworths, di mana lebih dari 800 tokonya tutup sebelum Natal dan sisanya akan ditutup pada minggu depan.

Dia melanjutkan, berdasarkan asumsi membaiknya ekonomi pada semester II-2009, PHK masih akan berlanjut hingga 2010. (rhs)

2.4 Stabilitas Harga Barang-Barang Pokok

Bagi negeri dengan perekonomian yang stabil seperti Inggris, kenaikan harga yang berarti inflasi, jarang menjadi pemberitaan. Karena, angkanya dari tahun ke tahun rendah, berkisar antara satu sampai dua persen. Artinya, misalnya harga susu satu liter, misalnya, selalu berkisar antara 60-80 sen.

Tetapi tahun ini sama seperti banyak tempat di dunia, karena meningkatnya harga minyak dunia dan harga komoditi, kebutuhan bahan pokok semakin mahal untuk dibeli.
Harga sayur brokoli misalnya naik 11 persen jika dibandingkan tahun lalu.
Harga daging termasuk daging sapi, naik 16 persen. Secara keseluruhan angka inflasi di Inggris bulan Agustus ini adalah 4.4 persen.

Mungkin tidak tinggi dibandingkan di banyak negara lain, namun ini dua kali lipat dibandingkan perkiraan sebelumnya.

Dalam beberapa bulan terakhir, hampir setiap hari muncul berita mengenai mahalnya barang-barang. Yang menarik adalah juga kemudian muncul berbagai artikel bagaimana caranya berhemat. Berbagai supermarket juga kemudian berusaha meringankan beban konsumen dengan berbagai promosi. Misalnya beli satu dapat satu gratis.

Atau bentuk lainnya, bila kita belanja sebanyak 50 poundsterling, kita akan mendapatkan pengurangan lima sen per liter bila membeli bensin di pom bensin milik supermarket tersebut.

kenaikan harga barang-barang ini memang mulai terasa. Sebelumnya, bisa berbelanja mingguan, untuk menghabiskan 50 poundsterling, sekitar 800 ribu rupiah, agak sulit.

Namun belakangan, rasanya baru membeli beberapa keperluan saja, sudah mencapai angka tersebut.

Tidak mengherankan pula bila supermarket dengan bahan-bahan murah yang selama ini dipandang sebelah mata oleh konsumen kebanyakan, mendapatkan peningkatan pengunjung.

Di Inggris, supermarket seperti Tesco, Sainsbury, Morrison atau Waitrose biasanya mendapatkan pengunjung rata-rata kelas menengah Inggris.

Di bawah mereka ada jaringan supermarket yang berasal dari Eropa seperti Aldi, Lidl atau NETO dimana harga-harga barang-barang mereka lebih murah, karena mereka tidak banyak menggunakan tenaga pekerja dan barang-barangnya tidak disusun rapi.

Sekarang, pengunjung ke supermarket yang dianggap kelas bawah ini meningkat 20 persen dalam beberapa bulan terakhir.

Setengah tahun lalu, rasanya warga Inggris masih disebut malu-malu kalau disebut harus berhemat atau membeli barang-barang lebih murah.

Namun dengan berjalannya waktu, istilah credit crunch, kira-kira himpitan ekonomi, hampir setiap hari menjadi pembicaraan.

Satu hal yang positif dari semua itu adalah kemudian sikap berhemat, sikap untuk tidak menghambur-hamburkan sesuatu, sikap untuk tidak hidup mewah gencar dipromosikan.

Dalam soal makanan, misalnya, Perdana Menteri Inggris Gordon Brown pernah mengatakan bahwa ya memang harga komoditi pokok dunia sekarang sedang tinggi-tingginya, tapi sebenarnya dari makanan yang dibeli oleh warga Inggris, hampir separuh diantaranya dibuang, entah karena busuk, tidak enak, atau terlalu banyak.

Hal lain juga adalah penghematan yang dilakukan pihak supermarket dalam memberikan kantong plastik gratis dan meminta konsumen membawa kantong sendiri dari rumah, akan sangat membantu lingkungan. Karena bahan-bahan yang terbuat dari plastik menjadi bahan polusi yang merusak lingkungan.

Beberapa pihak menyebut keadaan ekonomi sulit ini akan berlangsung sampai tahun depan, dengan angka inflasi masih akan naik, sebelum barangkali menurun di akhir tahun 2009.

2.4.1 Contoh kasus

Juru Masak Harus Pandai-Pandai Rekayasa Menu
Krisis bukan hanya memukul industri retail, tapi juga bisnis wisata dan hospitality seperti restoran. Mereka tertantang untuk menemukan kiat mengatasi kelesuan akibat warga Inggris yang lebih senang memilih tinggal di rumah.

LIBURAN Natal dan tahun baru kali ini terasa beda bagi warga Inggris. Kalau dulu mereka dikenal sebagai pelancong yang banyak memenuhi tempat-tempat wisata terbaik di dunia, krisis membuat mereka memilih tinggal di rumah. Bahkan, baru saat terjadi credit crunch sekarang ini ada istilah yang populer di kalangan masyarakat; staycation.

Dengan staycation, warga memilih –kalau pun mau ber-vacation atau berlibur– tetap di Inggris dan tidak ke luar negeri. Bahkan, dalam bentuk yang ekstrem, tetap tinggal (stay) di kota atau di rumah. Karena itu, meski travel agents (agen-agen wisata) memberikan iming-iming dengan menurunkan harga paket wisata ke luar negeri, warga tetap bergeming.

Di London, saat ini, Somerset House yang berada di pusat kota London menjadi tempat yang ramai dikunjungi warga kota. Anak-anak dan remaja mengisi liburan Natal dan tahun baru dengan bermain seluncur es di lapangan terbuka bangunan abad ke-18 yang pernah ditempati para raja-ratu Inggris. Kali ini, warga Inggris harus melupakan liburan ke tempat-tempat yang hangat saat negeri mereka didera musim dingin menggigil.
Seperti yang dilihat JPNN, beberapa kantor agen wisata terlihat sepi. Poster-poster dengan huruf berukuran besar berbunyi “January Sale” untuk wisata luar negeri tetap tidak membantu. Wisata ke Australia selama 17 hari yang sudah dibanting menjadi “hanya” 1.199 poundsterling atau sekitar Rp 19,5 juta, misalnya, sepi peminat.

Fenomena itu termasuk hal yang tidak biasa. Sebab, selama ini warga Inggris menganggap liburan minimal sekali dalam setahun bukan sebuah kemewahan. Ini sebagai keniscayaan atas kerja keras mereka mencari nafkah. “Anda bisa hidup tanpa membeli mobil baru atau lemari es paling modern. Tapi, liburan bukanlah kemewahan. Bahkan, itu menjadi hal terakhir untuk dicoret saat krisis ekonomi,” kata Malcolm Bell, direktur South West Tourism, sebuah kawasan wisata paling ramai di Inggris, kepada The Times.

Malcolm Bell adalah salah seorang yang getol mengajak warga Inggris untuk tetap berwisata, terutama staycation alias menjadi wisatawan domestik di negeri sendiri.

Selain memilih staycation, warga Inggris saat ini juga mengurangi makan di luar (restoran) dan lebih sering memasak sendiri di rumah. Bahkan, acara-acara keluar rumah, seperti nonton bareng di bioskop atau pergi ke bar, diganti dengan mengundang teman makan bersama di rumah. Hiburannya, main game bersama atau nonton DVD.

Sebuah survei oleh Halifax, perusahaan asuransi rumah, menyimpulkan bahwa credit crunch membuat 60 persen warga Inggris memilih tidak keluar rumah pada saat malam Minggu. “Mereka menghitung biaya transpor, makan, minum, hiburan, dan pengeluaran lain saat bermalam Minggu di luar rumah cukup tinggi sehingga warga memilih untuk stay in. (Sebagai gantinya) mereka mengundang teman atau tetangga ke rumah,” kata juru bicara Halifax.

Saat krisis ini membuat orang-orang Inggris tidak lagi royal membelanjakan uangnya. Hasil survei Halifax, 84 persen responden mengaku sekarang sangat berhati-hati dalam mengeluarkan uang dibanding sebelum krisis, serta 73 persen memilih membeli barang saat ada potongan harga. Bahkan, 15 persen responden memilih janjian pergi berbelanja bareng untuk menghemat BBM kendaraan.

Saat rakyat Inggris prihatin sehingga mengencangkan ikat pinggang seperti saat ini, para pejabat Inggris juga menjadi ekstra hati-hati. Mereka tak ingin dikesankan bermewah-mewah saat rakyatnya menderita. Karena itu, mereka pun memilih berlibur di dalam negeri alias staycation.

David Cameron, ketua Partai Konservatif di Inggris, misalnya, pada liburan lalu memilih berjalan-jalan tanpa sepatu di sepanjang Pantai Harlyn Bay, dekat Padstow, Cornwall, salah satu kawasan pantai terkenal di Inggris. Mengenakan celana pendek hitam dan T shirt berwarna biru, dia tampak menggandeng tangan istrinya, Samantha.

Penampilan tokoh partai oposisi itu dinilai unggul dalam apa yang disebut di satu media Inggris sebagai the battle of the beaches atau pertarungan citra di pantai. Sebab, pada saat yang sama, lawannya, Perdana Menteri Inggris Gordon Brown yang juga ketua Partai Buruh, dianggap kurang “merakyat”. Sebab, dia terlihat mengenakan jas (meski tanpa dasi) saat berlibur di Southwlod, Suffolk, pantai timur Inggris.

Seperti halnya selebriti, di Inggris segala aktivitas para politisi terus dipantau warga. Bukan hanya kebijakan atau pandangan politiknya, tapi sampai pada masalah pribadi, istri, dan anaknya. Misalnya, di mana anaknya sekolah, tempat mereka berlibur, hingga merek baju yang dikenakan.

Bedanya dengan selebriti, opini publik kepada politisinya itu kemudian diukur dalam survei (poll) sebagai prediksi popularitas di depan pemilih saat pemilu dilakukan. Dan pada musim liburan panas beberapa waktu lalu, arena pertarungan dua politisi itu berpindah dari Westminster (gedung Parlemen Inggris) ke pantai tempat mereka berlibur.

Penampilan santai David Cameron saat berlibur di Cornwall memang mendongkrak popularitasnya menjadi 20 persen. Namun, keunggulan itu tidak berlangsung lama. Sebab, setelah itu, dia melakukan kesalahan fatal, menikmati luxury holiday dengan menyewa kapal seharga 21 ribu poundsterling per minggu di sebuah pantai di Turki.

Tidak berhenti di Turki, David Cameron juga melanjutkan liburannya ke Georgia dengan menyewa jet pribadi. Meski pakai uang pribadi, politikus dari keluarga kaya itu dianggap hanya berpura-pura menampakkan kesederhanaan dalam liburan sebelumnya di Cornwall.
Anggota parlemen dari Partai Buruh, Denis MacShane, menganggap tindakan Cameron sebagai tidak pantas. “Ketika sebagian besar warga Inggris melakukan penghematan besar-besaran, dia malah dua kali berlibur,” katanya kepada Daily Mirror.

Dampak begitu ketatnya warga Inggris menyimpan dompet itu membuat banyak industri terpukul. Gaya hidup baru yang menyebut staying in is new going out (tinggal di rumah adalah pilihan baru pergi ke luar) membuat para pengusaha restoran ketir-ketir. Sebab, kelangsungan industri restoran atau hospitality industry itu sangat penting bagi ekonomi Inggris. Sebab, industri jasa bernilai 75 miliar poundsterling dan mampu menyerap hampir 2 juta tenaga kerja.

Berbagai kiat dilakukan. Misalnya, pemilik restoran meminta para juru masak melakukan “menu-engineering” alias mengakali menu agar bisa menekan pengeluaran sehingga harga jual bisa turun atau setidaknya tetap.
Pekerjaan rekayasa menu di restoran itu tidak gampang. Sebab, salah satu dampak krisis ekonomi tersebut adalah naiknya bahan-bahan makanan yang cukup signifikan. “Harga ikan naik 35 persen per kilogram.

Demikian pula daging. Harga 1 kilogram beras sudah 5,5 pound, bahkan bawang merah naik 400 persen,’’ kata Duncan Ackery, direktur utama Searcy, jaringan restoran yang besar di London. Restoran ini memiliki cabang di Galeri Tate, Barbican, Royal Opera House, Bath Pump Rooms, dan Gherkin.

Sadar atau tidak, kini pelanggan Searcy yang pesan steak, misalnya, dapat potongan yang lebih kecil daripada sebelum krisis. Seperti yang diakui Dunkan Ackery, juru masak mengurangi porsi makanan di restorannya untuk menekan harga. Selain itu, juga mengganti menu dengan bahan-bahan alternatif yang lebih murah untuk tetap bisa bertahan. ***

BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Inggris yang merupakan salah satu Negara yang ekonominya paling kuat, produk domestic bruto (PDB) berada di urutan terdepan di negara-negara Eropa. Proporsi pembuatan Inggris agak menurun dalam ekonomi nasional, sedangkan proporsi industri jasa dan energi semakin naik, khususnya indsutri bisnis, industri moneter dan industri asuransi mencapai perkembangan pesat. Pada tahun 2002, ekonomi Inggris nomor 4 terbesar di dunia, adalah negara investor nomor 2 terbesar di dunia. Perusahaan swasta adalah soko guru ekonomi Inggris yang mengambil 60 persen dalam PDBnya. Sumber daya Inggris cukup kaya di negara-negara Uni Eropa. Adalah negara produk minyak bumi dan gas alam yang utama di dunia. Sumber dayanya terutama adalah batu bara, minyak bumi, gas alam, tenaga atom dan tenaga air. Inggris yang merupakan Negara besar di dunia ternyata juga dapat terkena dampak krisis dunia yang sedang terjadi saat ini. Dimana pengangguran menjadi besar jumlahnya setelah krisis ekonomi global tersebut.
3.2 Saran
Pemerintah Inggris harus lebih maksimal dalam menanggapi krisis global saat ini. Terutama dalam menanggapi masalah pengangguran. Pemerintah inggris sebaiknya mengeluarkan kebijakan kebijakan ekonoi yang dapat menanggulangi seluruh dampak dari krisis global, sehingga Negara inggris tetap menjadi Negara yang ekonominya paling kuat di selurh dunia.

Posted in 1 | Leave a Comment »

Contoh Artikel : Apotek rakyat, akses mudah mendapatkan obat

Posted by reza aditya on March 11, 2009

Apotek rakyat, akses mudah mendapatkan obat

Obat adalah salah satu kebutuhan bagi mereka yang memiliki penyakit. Bagaimana dengan kondisi peredaran obat di sekitar kita? Apakah kita yakin obat tersebut adalah obat yang dijamin keasliannya? Mungkin kita tidak pernah tahu. Hal ini diakibatkan karena kurangnya perhatian pemerintah dalam memantau peredaran obat di masyarakat.

Sebenarnya, Badan POM gencar menggelar razia obat palsu. Tapi razia demi razia tidak membuat jera para pemalsu. Sedangkan Badan POM belum mampu membongkar otak di balik peredaran obat palsu. Dari puluhan kasus obat palsu dalam kurun waktu 2003 hingga 2006, hampir semua tersangka berstatus sebagai pengedar dan penjual.

Pemalsu obat, pada awalnya memasarkan obat palsunya ke sentra-sentra pasar obat atau toko obat. Salah satunya, Pasar Pramuka dan Pasar Rawa Bening. Selain obat palsu, di sana juga banyak toko yang menjual obat keras tanpa hak dan kewenangan. Di Pasar Pramuka, Jaktim, terdapat lebih dari 200 toko obat.

Keputusan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari yang menjadikan toko-toko obat di Pasar Pramuka menjadi Apotek Rakyat adalah salah satu langkah baru dalam upaya memutus rantai perdangangan obat palsu.

Agar setiap obat yang beredar di Pasar Pramuka tersebut dapat terjamin kualitasnya, setiap pedagang diwajibkan untuk mengantongi sertifikat sebagai bukti obat-obat yang dijual di toko tersebut layak untuk dikonsumsi. Selain mewajibkan pedagang obat di Pasar Pramuka untuk mengantongi sertifikat, para pedagang juga diharuskan memiliki apoteker yang betugas memerikasa resep yang diberikan dokter. Dalam memberikan pelayanan, seorang apoteker diwajibkan memeriksa resep dan memeriksa kesesuaian jumlah/dosis obat yang diberikan kepada pembeli. Tidak ada obat yang diberikan dalam jumlah besar di apotik Rakyat.

Apotek Rakyat adalah sarana kesehatan tempat dilaksanakannya pelayanan kefarmasian yaitu penyerahan obat dan perbekalan kesehatan tetapi tidak boleh melakukan peracikan. Perbekalan kesehatan adalah semua bahan selain obat dan peralatan yang diperlukan untuk menyelenggarakan upaya kesehatan.

Masyarakat luas akan semakin mudah memperoleh obat dengan diterbitkannya Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Republik Indonesia Nomor 284/Menkes/Per/III/2007 tanggal 8 Maret 2007 tentang Apotek Rakyat. Dalam memberikan pelayanan kefarmasian, Apotek Rakyat harus mengutamakan obat generik.

Selain itu Apotek Rakyat juga dimaksudkan untuk melindungi masyarakat dari penggunaan obat-obat palsu, obat kadaluarsa, dan obat yang tidak jelas asal-usulnya serta mencegah penyalahgunaan obat. Dengan demikian masyarakat dapat memperoleh obat dengan mudah, murah dan aman. Di samping itu Pendirian Apotek Rakyat juga dimaksudkan untuk meningkatkan penertiban peredaran obat-obatan di sentra-sentra perdagangan yang selama ini telah dilakukan oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan (POM).

Untuk dapat mendirikan Apotek Rakyat, selain harus melengkapi syarat administrasi, juga harus mengantongi ijin dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota setempat. Untuk memperoleh ijin tidak dipungut biaya.

Syarat lain Apotek Rakyat adalah adanya sarana dan prasarana berupa komoditi, lemari obat, lingkungan yang terjaga kebersihannya. Apotek harus mudah diakses masyarakat serta memiliki bangunan yang dapat menjamin obat atau perbekalan kesehatan lainnya bebas dari pencemaran atau rusak akibat debu, kelembaban dan cuaca.

Dalam Permenkes No. 284/Menkes/Per/III/2007 termaktub standar dan persyaratan Apotek Rakyat. Dalam hal ketenagaan, sama seperti apotek lainnya, setiap Apotek Rakyat harus memiliki apoteker sebagai penanggung jawab dan dapat dibantu oleh asisten apoteker.

Melalui Permenkes ini, pedagang eceran obat dapat mengembangkan diri menjadi Apotek Rakyat setelah memenuhi syarat tertentu. Sementara itu, pedagang eceran obat yang statusnya sudah berubah menjadi Apotek Sederhana secara langsung dianggap telah menjadi Apotek Rakyat. Dinas kesehatan Kabupaten/Kota harus mengganti Izin Apotek Sederhana selambat-lambatnya dalam jangka waktu 6 bulan sejak ditetapkannya Permenkes ini (8/3).

Apotek Rakyat dapat merupakan satu atau gabungan dari paling banyak empat pedagang eceran obat. Gabungan pedagang eceran obat dibawah satu pengelola harus memiliki ikatan kerjasama berbentuk badan usaha atau bentuk lainnya serta berada pada lokasi yang berdampingan.

Disebutkan pula bahwa pengelolaan persediaan obat dan perbekalan kesehatan semestinya dilakukan sesuai dengan pengaturan pemerintah terhadap perencanaan, pengadaan dan penyimpanan yang ditetapkan. Pengeluaran obat perlu memakai sistem FIFO (First In First Out). Maksudnya obat yang lebih dulu dibeli atau disimpan pengelola juga harus lebih dahulu dijual atau dilekuarkan. Aturan lain adalah FEFO (First Expire First Out), maksudnya obat yang tanggal kadaluarsanya lebih awal harus lebih dulu dukeluarkan atau dijual.

Dalam memberikan pelayanan, seorang apoteker pada Apotek Rakyat harus melakukan pemeriksaan resep dan sebelum obat diserahkan pada pasien harus dilakukan pemeriksaan akhir terhadap kesesuaian antara resep dan obat. Apotek Rakyat dilarang menyerahkan obat dalam jumlah besar, selain dilarang menjual obat-obatan narkotika dan psikotropika.

Pembinaan dan pengawasan terhadap Apotek Rakyat dilakukan oleh Depkes, Badan POM, Dinkes Kabupaten/kota dengan mengikutsertakan organisasi profesi. Bila dalam pelaksanaannya ditemukan bahwa suatuApotek Rakyat melakukan pelanggaran, maka dapat dikenakan sanksi berupa teguran lisan, tertulis sampai dengan pencabutan ijin.

Posted in Artikel | Leave a Comment »

Contoh Proposal Pendirian Apotek

Posted by reza aditya on March 6, 2009

PROPOSAL PENDIRIAN APOTEK RAKYAT DI DESA PRAWATASARI, SUKOHARJO

I. PENDAHULUAN

Apotek adalah suatu tempat tertentu, tempat dilakukan pekerjaan kefarmasian dan penyaluran perbekalan farmasi, perbekalan kesehatan lainnya kepada masyarakat. Salah satu realisasi pembangunan dibidang farmasi oleh pemerintah dan swasta adalah dengan menyediakan sarana pelayanan kesehatan salah satunya adalah apotek.

Jadi apotek adalah suatu jenis bisnis eceran (retail) yang komoditasnya (barang yang diperdagangkan) terdiri dari perbekalan farmasi (obat dan bahan obat) dan perbekalan kesehatan (alat kesehatan). Sebagai perantara, apotek dapat mendistribusikan perbekalan farmasi dan perbekalan kesehatan dari supplier kepada konsumen, memiliki beberapa fungsi kegiatan yaitu : pembelian, gudang, pelayanan dan penjualan, keuangan, dan pembukuan, sehingga agar dapat di kelola dengan baik, maka seorang Apoteker Pengelola Apotek (APA) disamping ilmu kefarmasian yang telah dikuasai, juga diperlukan ilmu lainnya seperti ilmu Pemasaran (marketing) dan ilmu akuntansi (accounting). Apotek bukanlah suatu badan usaha yang semata-mata hanya mengejar keuntungan saja tetapi apotek mempunyai fungsi sosial yang menyediakan, menyimpan dan menyerahkan perbekalan farmasi yang bermutu baik dan terjamin keabsahannya.

Apotek rakyat dibentuk untuk memperluas akses obat murah dan terjamin kepada masyarakat. Selain memperluas akses, apotek rakyat bertujuan untuk menertibkan peredaran obat-obat palsu dan ilegal, serta memberikan kesempatan pada apoteker untuk memberikan pelayanan kefarmasian.

Dalam upaya usaha untuk memajukan kesejahteraan umum yang berarti mewujudkan suatu tingkat kehidupan secara optimal, yang memenuhi kebutuhan manusia termasuk kesehatan, maka dibuatlah proposal pendirian Apotek Rakyat di desa Prawatasari yang diharapkan dapat menyebarkan obat secara merata sehingga akan memudahkan masyarakat untuk mendapatkan obat yang bermutu dengan harga yang terjangkau.

Dengan demikian, seorang (APA) dalam menjalankan profesi apotekernya di apotek tidak hanya pandai sebagai penanggung jawab teknis kefarmasian saja, melainkan juga dapat mengelola apotek sesuai dengan prinsip-prinsip bisnis tanpa memberikan keuntungan kepada pihak-pihak yang memiliki kepentingan (stake holder) semata melainkan juga memiliki fungsi sosoial di masyarakat.

II. TUJUAN

Tujuan pendirian apotek antara lain :

1. Tempat pengabdian profesi apoteker yang telah mengucapkan sumpah jabatan.

2. Sarana farmasi yang melakukan peracikan, pengubahan bentuk, pencampuran dan penyerahan obat dan bahan obat.

3. Meningkatkan kesehatan masyarakat setempat khususnya dan masyarakat pada umumnya.

4. Meningkatkan pemahaman masyarakat tentang penggunaan obat secara rasional dalam praktek pengobatan sendiri (swamedikasi).

5. Memberikan keringanan biaya bagi rakyat kurang mampu di daerah desa Prawatasari dalam bentuk subsidi obat

III. PENGELOLAAN FUNGSI APOTEK

Faktor yang harus diperhatikan dalam pendirian suatu apotek meliputi :

1. Pemilihan lokasi

Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam pemilihan lokasi apotek :

a. Letaknya strategis

b. Penduduk yang cukup padat

c. Daerah yang ramai

d. Dekat dengan tempat praktek dokter

e. Keadaan sosial ekonomi masyarakat sekitarnya.

2. Syarat pendirian apotek berdasar Kepmenkes meliputi :

a. Fotokopi SIK atau SP

b. Fotokopi KTP dan surat Pernyataan tempat tinggal secara nyata

c. Fotokopi denah bangunan surat yang menyatakan status bangunan dalam bentuk akte hak milik

d. Daftar Asisten Apoteker (AA) dengan mencantumkan nama, alamat, tanggal lulus dan SIK

e. Asli dan fotokopi daftar terperinci alat perlengkapan apotek

f. Surat Pernyataan APA tidak bekerja pada perusahaan farmasi dan tidak menjadi APA di Apotek lain

g. Asli dan fotokopi Surat Izin atas bagi PNS, anggota ABRI dan pegawai instansi pemerintah lainnya

h. Akte Perjanjian kerjasama APA dan PSA

i. Pernyataan PSA tidak terlibat pelanggaran PerUndang-Undangan farmasi

IV. NAMA APOTEK

Nama apotek yang didirikan adalah Apotek “PRAWATA FARMA” yang terletak di Jl. Slamet Riyadi No.20 desa prawatasari, Sukoharjo.

1. Apoteker Pengelola Apotek (APA), yang juga bertindak sebagai Pemilik Sarana Apotek I (PSA I)

Nama : Astri Kartika, S.Farm., Apt.

Alamat : Krapyak Rt.01/X prawatasari, Sukoharjo.

2. Pemilik Sarana Apotek II (PSA II)

Nama : Tejo Sutejo

Alamat : Jl. Slamet Riyadi No.20 prawatasari, Sukoharjo.

V. ALAT DAN PERBEKALAN FARMASI YANG DIPERLUKAN

Alat dan perbekalan yang diperlukan untuk pendirian suatu apotek adalah :

1. Bangunan, terdiri dari :

a. Ruang tunggu yang nyaman bagi pasien

b. Tempat mendisplai informasi, brosur bagi pasien

c. Ruang tertutup untuk konseling

d. Ruang peracikan dan penyerahan obat

e. Toilet

2. Kelengkapan bangunan apotek

a. Sumber air

b. Sumber penerangan

c. Alat pemadam

d. Ventilasi

e. Sanitasi

f. Papan nama APA

g. Billboard nama apotek

3. Perlengkapan kerja

a. Alat pengolahan / peracikan :

1) Batang pengaduk

2) Cawan penguap

3) Corong

4) Gelas ukur, gelas piala

5) Kompor / pemanas

6) Labu Erlenmeyer

7) Mortir

8) Penangas air

9) Panci

10) Rak tempat pengering

11) Spatel logam / tanduk / gelas/ porselen

12) Thermometer

13) Timbangan milligram + anak timbangan (ditera)

14) Timbangan gram + anak timbangan (ditera)

b. Wadah

1) Pot / botol

2) Kertas perkamen

3) Klip dan kantong plastic

4) Etiket (biru dan putih)

c. Tempat penyimpanan

1) Lemari / rak obat

2) Lemari narkotika

3) Lemari psikotropika

4) Lemari bahan berbahaya

5) Kulkas

4. Perlengkapan Administrasi

a. Blanko surat pesanan

b. Blanko faktur penjualan

c. Blanko nota penjualan

d. Blanko salinan resep

e. Blanko laporan narkotika dan psikotropika

f. Buku catatan pembelian

g. Buku catatan penjualan

h. Buku catatan keuangan

i. Buku catatan narkotika dan psikotropika

j. Buku catatan racun dan bahan berbahaya

k. Kartu stok obat

5. Kelengkapan buku pedoman

a. Buku standar yang wajib :

1) Farmakope Indonesia edisi terakhir

2) Kumpulan peraturan / UU

b. Buku lainnya :

1) IMMS, ISO edisi terbaru

2) Pharmakologi dan terapi

VI. TENAGA KERJA

Selain Apoteker Pengelola Apotek, dibutuhkan beberapa tenaga kerja yaitu :

Asisten Apoteker : 2 orang

Tenaga administrasi / kasir / obat bebas : 1 orang

Pembantu umum : 1 orang

Masing-masing tenaga kerja mempunyai tugas, tanggung jawab dan wewenang sesuai dengan peranannya di dalam apotek.

VII. STRATEGI DAN INOVASI

Dalam rangka mengembangkan usaha perapotekan ini diperlukan strategi inovasi khusus, sehingga nantinya diharapkan mampu mempertahankan eksistensi apotek PRAWATA FARMA dan mampu memajukan apotek dengan membuka cabang-cabang baru di daerah lain. Adapun strategi yang ditempuh antara lain :

1. Menyediakan jasa konseling secara gratis oleh APA.

2. Menyediakan obat-obatan yang dibutuhkan oleh pasien. Jika obat yang dibutuhkan pasien tidak ada maka berusaha mengambil di apotek lain, diusahakan agar pasien pulang mendapat obat yang diperlukan tanpa copie resep.

3. Monitoring pasien. Monitoring dilakukan terhadap pasien via telepon, terutama untuk pasien dengan penyakit kronis. Hal ini dilakukan untuk mengontrol keadaan pasien dan meningkatkan kepercayaan pasien terhadap apotek.

4. Fasilitas yang menarik. Ruang tunggu dibuat senyaman mungkin dengan fasilitas AC, TV, tempat duduk yang nyaman, majalah kesehatan, Koran dan tabloid serta tempat parkir yang luas.

5. Kerjasama dengan praktek dokter

6. Menerima pelayanan resep dengan sistem antar jemput (dengan catatan masih dalam wilayah Kartasura)

7. Memberikan bantuan rakyat bagi masyrakat yang kurang mampu dalam bentuk subsidi obat serta bekerjasama dengan kelurahan setempat

VIII. STUDI KELAYAKAN PENDIRIAN APOTEK

Modal diperoleh dari kerjasama :

I. Astri Kartika, S. Farm., Apt. Rp. 100.000.000;

II. Tejo Sutejo Rp. 100.000.000;

1. Modal

a. Modal tetap

Rp. 30.000.000;

– Perlengkapan penunjang

(Mebeler, kulkas)

– Perlengkapan apotek

Rp. 20.000.000;

– Biaya perizinan

Rp. 2.000.000;

– Kendaraan

Rp. 7.000.000;

b. Modal Operasional

Rp. 121.000.000;

Cadangan modal

Rp. 20.000.000; +

Total Modal

Rp. 200.000.000;

2. Rencana anggaran dan pendapatan tahun ke-1

a. Biaya rutin bulanan

1). Tenaga kerja

– Apoteker (1 orang)

Rp. 1.500.000;

– Asisten Apoteker (2 orang)

Rp. 1.000.000;

– Tenaga administrasi / penjualan bebas

Rp. 400.000;

– Pembantu umum

Rp. 300.000; +

Rp. 3.200.000;

2). Biaya lain-lain

– Administrasi

Rp. 500.000;

– Listrik, telepon

Rp. 600.000;

– Lain-lain

Rp. 800.000; +

Rp. 1.900.000;

b. Biaya rutin tahun ke-1

1). Biaya bulanan 12 x Rp. 5.100.000;

Rp. 61.200.000;

2). Tunjangan hari raya (1 bulan gaji)

Rp. 3.200.000; +

Rp. 64.400.000;

3. Proyeksi Pendapatan

a. Pendapatan tahun ke-1

Pada tahun pertama dipromosikan resep masuk 10 lembar / hari dengan

harga rata-rata perlembar diperkirakan Rp. 75.000; dengan demikian

akan diperoleh pendapatan pada tahun pertama sebagai berikut :

– Penjualan resep tahun I (10x25x12)xRp.75.000;

Rp. 225.000.000;

– Penjualan bebas 25x12xRp. 350.000;

Rp. 105.000.000;

– Penjualan lain (OWA) 25x12xRp. 100.000;

Rp. 30.000.000;+

Total

Rp. 360.000.000;

b. Pengeluaran tahun ke-1

– Pembelian obat resep

Rp. 100.000.000;

– Pembelian obat bebas

Rp. 50.000.000;

– Pembelian OWA

Rp. 40.000.000;

– Pengeluaran rutin tahun I

Rp. 70.000.000;+

Total

Rp. 260.000.000;

c. Perkiraan laba rugi tahun ke I

Pendapatan tahun I

Rp. 360.000.000;

Pengeluaran tahun I

Rp. 260.000.000; –

Laba sebelum pajak

Rp. 100.000.000;

Pajak pendapatan (10%)

Rp. 15.000.000; –

Laba netto

Rp. 85.000.000;

4. Perhitungan batas laba / rugi (BEP) tahun I

Pay back periode = 2, 3 tahun

a. ROI = 42.5%

b. BEP = 143.111.111 / tahun

= 11.925.925 / bulan

= 397.530 / hari

c. Prosentase BEP = 40.25 %

d. Kapasitas = 40.25% x ( 10x25x12 )

= 1207 lembar / tahun

= 100 lembar / bulan

= 4 lembar / hari

IX. PENUTUP

Berdasarkan analisa situasi dan dengan memperhatikan studi kelayakannya, maka pendirian Apotek PRAWATA FARMA di desa Prawatasari, Sukoharjo mempunyai prospek yang cukup bagus, baik ditinjau dari segi pelayanan maupun usaha.

Posted in 1 | Leave a Comment »

Hello world!

Posted by reza aditya on September 5, 2008

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Posted in Artikel | 1 Comment »